Responsive Banner design

Agar Bayi Lebih Sehat, Berikut Makanan yang Wajib Dikonsumsi Ibu Menyusui

Untuk ibu yang baru saja melahirkan, tugas penting yang tidak boleh dilewati yakni dengan memberikan nutrisi untuk si kecil melalui ASI. Oleh karena itu, seorang ibu menyusui harus tepat dalam pemilihan makanan serta minuman yang sehat jika ingin menerapkan cara perawatan bayi baru lahir agar cepat gemuk melalui konsumsi ASI. Berikut informasi lengkapnya. 

Agar Bayi Lebih Sehat, Berikut Makanan yang Wajib Dikonsumsi Ibu Menyusui

Makanan Lezat yang Bisa Dikonsumsi Ibu Menyusui

Makanan untuk ibu menyusui dengan kandungan vitamin serta nutrisi yang banyak tentu sangat dianjurkan. Adapun jenis makanan yang bisa dikonsumsi oleh ibu menyusui, seperti ikan salmon yang dipercaya juga bisa meningkatkan kecerdasan si kecil. Karena adanya kandungan DHA pada ikan lezat ini, diketahui pula bisa membantu si kecil untuk mengembangkan sistem sarafnya.

Selain ikan salmon, ibu menyusui juga disarankan untuk konsumsi gandum. Mengapa? Sebab kandungan gandum utuh memiliki manfaat yang sangat baik untuk ibu dan bayi karena memiliki banyak kandungan asam folat. Agar lebih lezat lagi, anda bisa mencampur gandum utuh tersebut dengan beras merah untuk meningkatkan energi. 

Pasti anda sudah tidak asing lagi dengan telur ayam yang kerap kali dijadikan sebagai lauk pendamping nasi. Untuk ibu menyusui, konsumsi telur adalah pilihan yang tepat, karena mengandung vitamin D yang berperan sebagai pembentuk tulang pada bayi dan secara tidak langsung dijadikan sebagai cara merawat bayi baru lahir agar cepat gemuk dengan ASI yang berkualitas.

Jika anda senang dengan segala olahan makanan dari sayuran, pemberian nutrisi pada bayi  juga bisa dengan menerapkan konsumsi sayur brokoli bagi ibu menyusui. Tentu saja cara ini dilakukan agar si kecil mendapatkan nutrisi yang lengkap dengan asam folat yang bisa menyehatkan.


Minuman Pelancar ASI Untuk Ibu Menyusui

Selain dari makanan, nutrisi ASI yang harus didapatkan oleh buah hati  juga bisa berasal dari minuman lezat yang kaya kandungan vitamin. Salah satu minuman berkhasiat yang bisa dikonsumsi oleh ibu menyusui yakni air lemon yang bisa menjaga pasokan ASI lebih sehat dan berkualitas. 

Di dalam air lemon juga mengandung berbagai nutrisi yang menyehatkan. Seperti vitamin C, riboflavin, vitamin B dan kalsium. Dari beberapa kandungan tersebut, tentu saja kesehatan ibu menyusui akan semakin optimal. Di samping itu, bayi juga akan mendapatkan nutrisi dari ASI yang baik untuk tubuhnya.

Minuman selanjutnya yang bisa dikonsumsi sebagai salah satu cara merawat bayi baru lahir agar cepat gemuk melalui ASI, yakni dengan ibu menyusui yang rutin minum kacang hijau. Meskipun minuman ini identik dikonsumsi oleh ibu saat hamil, namun kenyataannya kacang hijau juga baik diminum untuk ibu menyusui karena rendah lemak jenuh serta tidak mengandung kolesterol jahat.

Itu dia beberapa makanan serta minuman yang memiliki beragam kandungan kesehatan untuk ibu menyusui untuk menunjang kesehatan buah hati. Untuk mendapatkan informasi lain yang lebih rinci dan lengkap, anda bisa akses website disini

Cek dan Kontrol Berat Badanmu dengan Kalkulator BMI!

Body Mass Index (BMI) merupakan nilai yang didapat dari perhitungan berat & tinggi badan seseorang. Melalui IMT, seseorang bisa tahu apakah ia memiliki tubuh yang proporsional atau tidak. BMI sendiri memiliki 5 kategori, yakni underweight (kekurangan berat badan), normal (ideal), overweight (kelebihan berat badan), obese I (obesitas tingkat 1), dan obese II (obesitas tingkat 2). Lalu, bagaimana cara penghitungannya? Sekarang, menghitung BMI sangat mudah, yakni melalui kalkulator BMI. BMI tidak normal bisa memprediksi resiko kesehatan seperti diabetes melitus, stroke, dan penyakit jantung.

Cek dan Kontrol Berat Badanmu dengan Kalkulator BMI!


Definisi & Cara Mengetahui Berat Badan yang Ideal

Berat badan yang ideal membantu kita terhindar dari beberapa penyakit. Kamu mungkin sudah sering memperhatikan berat badan menggunakan timbangan. Namun, mengetahui BMI di dalam tubuh juga sangat penting. Indeks Masa Tubuh (IMT) merupakan penilaian standar, apakah berat badan seseorang kurang, normal, berlebih, atau bahkan obesitas. Di sinilah kita perlu mengetahui cara menghitung BMI.

Cara Menghitung Berat Badan dengan BMI

Ada rumus BMI yang cara kerjanya adalah membandingkan berat badan dengan tinggi badan kamu. Cara menghitngnya adalah dengan membagi berat badan (dalam kg) dengan tinggi badan (dalam m2). Rumusnya bisa dilihat seperti di bawah ini:

BMI = Berat badan (kg) : Height (m2)

Contohnya, sekarang kamu mempunyai berat badan 80kg & tinggi 1,75m. Lalu, apakah kamu termasuk obesitas atau memiliki berat badan normal?

Pertama, kalikan tinggi badan (dalam kuadrat), 1,75 x 1,75 = 3,6. Kemudian, bagi berat badan dengan hasil kuadrat tadi, 80 : 3.06 = 26,1.

Kemudian, cocokkan angka BMI kamu (2,61) dengan kategori di bawah ini:

Ø  Di bawah 18,5 = kurang proporsional

Ø  18,5 – 22,9 = normal

Ø  23 – 29,9 = berat badan berlebih dan berpotensi obesitas

Ø  Di atas 30 = obesitas

Dari contoh kasus di atas, angka BMI kamu adalah antara 23 – 29,9. Artinya, kamu memiliki berat badan berlebih & berpotensi mengalami obesitas.

IMT Tidak Bisa Jadi Tolak Ukur Berat Badan Ideal

BMI bukan metode pengukuran yang akurat & ideal. BMI juga tak bisa menjelaskan sebab dari masalah berat badan yang dialami seseorang. Satu jenis pengukuran definitif tak bisa diberlakukan sama untuk semua aspek.

Selain itu, BMI tak memperhitungkan jumlah & distribusi lemak di tubuh guna mengukur resiko penyakit kronis. Postur badan tinggi & besar juga dapat memiliki berat badan di atas normal dari faktor masa ototnya.

Seseorang dengan tubuh kurus mungkin juga mempunyai perut buncit atau bahkan diabetes. Tak hanya itu saja, BMI terlalu rendah dapat diakibatkan oleh faktor lanjut usia atau penyakit tertentu.

Perlukah Konsuktasi Dokter Mengenaui BMI?

Kesimpulannya, BMI tak sepenuhnya bisa mewakili diagnosis kesehatan tubuh & resiko penyakit secara menyeluruh. Ada baiknya, konsultasikan dengan dokter tentang resiko & kekhawatiran kamu terhadap kesehatan yang berhubungan dengan berat badan kamu. Faktanya, masih banyak sekali dari kita yang cuek dengan masalah berat badan. Padahal, masalah berat badan akan sangat berbahaya jika dibiarkan terus-menerus.

Lalu, di mana kita bisa menemukan konsultan yang tepat untuk bertanya dan konsultasi masalah berat badan? Kamu bisa konsultasi online di sehatQ. Kamu bisa mengajukan semua pertanyaan yang ingin kamu ketahui dan akan langsung dijawab oleh dokter ahlinya dengan tepat dan akurat.

Deskripsi: Kalkulator BMI sangat berguna menghitung angka BMI, untuk mengetahui apakah berat badanmu kurang, normal, berlebih, atau obesitas.