Responsive Banner design

Mengatasi Anak Gizi Buruk atau Malnutrisi

Anak malnutrisi atau kekurangan gizi beresiko akan mengalami gangguan kesehatan seiring tumbuh kembangnya. Gizi buruk pada anak tidak bisa disepelekan karena akan mempengaruhi kehidupannya dimasa depan. Untuk orang tua, sebaiknya simak cara mengatasi anak kurang gizi dengan memberikan perawatan intensif dirumah.

Mengatasi Anak Gizi Buruk atau Malnutrisi

Tingkatkan asupan makanan yang padat gizi.

Mulailah memperhatikan gizi dan nutrisi yang terkandung dalam makanan anak. Berikan makanan yang bergizi tinggi dari bahan alami agar kebutuhan gizi dan nutrisi anak terpenuhi, seperti sayur dan buah pada balita dan memilih bahan alami bergizi tinggi pada menu MPASI untuk bayi 6 bulan.


Asal kenyang saja belum tentu memenuhi kebutuhan gizi harian anak.

Jangan memberikan makanan yang asal kenyang saja untuk anak tanpa memperhatikan kandungan gizi di dalamnya. Seperti memberikan anak makanan frozen food, mie instan atau lauk seadanya yang jauh dari standar 4 sehat 5 sempurna.


Hindari makanan instan dan junk food.

Makanan instan dan cepat saji memang lebih terasa lezat dibanding makanan rumahan yang sering dijadikan cara agar anak mau makan. Jangan biasakan anak makan makanan cepat saji karena belum tentu bergizi baik.

Berkreasi di dapur dalam mengolah makanan bisa menjadi cara menghilangkan kejenuhan menjadi ibu rumah tangga juga loh. Positifnya suami dan anak juga akan senang menikmati makanan rumahan yang tak kalah lezat dan menarik dari makanan restoran.


Periksakan kembali kesehatan anak.

Periksakan kembali kesehatan anak yang mungkin saja terganggu. Kesehatan anak yang memburuk karena adanya gangguan dalam tubuh seperti parasit, adanya infeksi dalam saluran cerna juga bisa menghalangi penyerapan nutrisi pada anak.

Maka dari itu obati segala penyakit yang mungkin bersarang ditubuh anak agar tidak lagi membuat anak kekurangan gizi dan nutrisi dengan melakukan pengecekan kesehatan secara rutin.


Temukan sumber nutrisi lain saat anak susah makan.

Disaat anak susah makan bahkan tidak mau makan sama sekali, sebaiknya carilah sumber nutrisi dari makanan lain agar kebutuhan nutrisi anak tetap terpenuhi. Cara mengatasi anak susah makan bisa dengan memvariasikan menu sarapan pagi agar anak lebih berselera.


Memberikan tambahan suplemen, vitamin dan susu.

Vitamin, susu dan suplemen makanan juga akan membantu penggantian nutrisi dan gizi yang tidak terpenuhi pada anak. Dengan begitu kesehatan anak akan segera membaik dan gizinnya cepat terpenuhi. Ketahui juga manfaat royal jelly yang baik untuk kesehatan anak.


Konsultasikan dengan ahli gizi jika gizi anak tidak membaik.

Jika berat anak tidak kunjung naik dan masih memperlihatkan gejala kurnag gizi baiknya konsultasikan kepada ahli gizi. Dengan begitu anak akan mendapatkan penanganan yang tepat.

Larangan yang Harus Dipatuhi oleh Jamaah Saat Beribadah Haji

Beribadah haji atau naik haji merupakan impian semua umat muslim di dunia. Selain untuk menyempurnakan rukun islam, ibadah haji juga dapat dijadikan sebagai perjalanan spiritual untuk lebih memahami dan mendalami Islam. Tentu saja, ada larangan-larangan yang harus dipatuhi saat menjalankan ibadah haji, baik itu larangan untuk kaum laki-laki, perempuan, ataupun larangan yang diperuntukkan untuk keduanya. Selain larangan yang harus dipatuhi, hal yang tidak kalah penting adalah menyiapkan Asuransi khusus perjalanan selama beribadah haji. Terlebih, menjalankan ibadah haji memerlukan waktu yang lama sehingga tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi selama di sana. Oleh karena itu, asuransi hadir sebagai solusi atas kekhawatiran para calon jamaah haji.

Larangan yang Harus Dipatuhi oleh Jamaah Saat Beribadah Haji

Untuk memahami lebih dalam tentang larangan-larangan selama beribadah haji, di bawah ini adalah ulasan tentang larangan yang harus dipatuhi selama di sana.


1.      Memakai wewangian. Jamaah dilarang memakai wewangian selama menjalankan ibadah haji. Larangan ini diperuntukkan bagi jamaah laki-laki maupun perempuan. Jika melanggar, maka akan dikenakan sanksi atau denda.


2.      Memakai pakaian yang dijahit, sepatu atau alas kaki, penutup kepala. Dilarang memakai pakaian jahit seperti kemeja, celana, dan kaos. Jamaah juga dilarang memakai sepatu atau alas kaki yang menutupi mata kaki, dan penutup kepala seperti topi dan serban. Larangan ini diperuntukkan khusus untuk jamaah laki-laki. Sementara, jamaah perempuan diperbolehkan memakai pakaian jahit selama tidak menutupi wajah.


3.      Mencukur rambut dan memotong kuku. Mencukur rambut atau bulu badan dan memotong kuku tidak diperbolehkan selama haji. Hal ini diperuntukkan bagi jamaah laki-laki dan perempuan. Apabila dilanggar, maka harus membayar fidyah berupa satu ekor kambing.


4.      Menikah dan menikahkan. Jamaah yang menunaikan haji dengan niat untuk menikah atau menikahkan di sana, maka pernikahannya dianggap tidak sah. Sayangnya, larangan ini seringkali dilanggar karena beberapa orang menganggap bahwa menikah selama beribadah haji akan menjadi momen yang tidak terlupakan.


5.      Bermesraan, bercumbu atau bersenggama. Ibadah haji akan rusak apabila jamaah melanggar larangan ini. Jika jamaah bercumbu atau bersetubuh, diharuskan membayar dam berupa satu ekor unta betina, atau tujuh ekor kambing, atau satu ekor sapi. Sedangkan jika jamaah bermesraan, seperti bersentuhan dengan wanita yang membatalkan wudhu, diharuskan membayar denda berupa satu ekor kambing.


6.      Membunuh hewan dan memotong pepohonan di tanah haram. Selain ke-5 hal yang sudah disebutkan sebelumnya, jamaah dilarang membunuh hewan yang bisa dimakan dan memotong pepohonan. Jika ada jamaah yang membunuh hewan buruan, denda yang harus dibayarkan berupa binatang ternak yang mirip seperti binatang yang dia bunuh.


Itulah larangan-larangan yang harus dipatuhi. Hendaknya bersihkan hati, pikiran, dan mantapkan niat ketika akan menunaikan ibadah haji. Semoga bermanfaat, ya!