Responsive Banner design
Home » » Larangan yang Harus Dipatuhi oleh Jamaah Saat Beribadah Haji

Larangan yang Harus Dipatuhi oleh Jamaah Saat Beribadah Haji

Beribadah haji atau naik haji merupakan impian semua umat muslim di dunia. Selain untuk menyempurnakan rukun islam, ibadah haji juga dapat dijadikan sebagai perjalanan spiritual untuk lebih memahami dan mendalami Islam. Tentu saja, ada larangan-larangan yang harus dipatuhi saat menjalankan ibadah haji, baik itu larangan untuk kaum laki-laki, perempuan, ataupun larangan yang diperuntukkan untuk keduanya. Selain larangan yang harus dipatuhi, hal yang tidak kalah penting adalah menyiapkan Asuransi khusus perjalanan selama beribadah haji. Terlebih, menjalankan ibadah haji memerlukan waktu yang lama sehingga tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi selama di sana. Oleh karena itu, asuransi hadir sebagai solusi atas kekhawatiran para calon jamaah haji.

Larangan yang Harus Dipatuhi oleh Jamaah Saat Beribadah Haji

Untuk memahami lebih dalam tentang larangan-larangan selama beribadah haji, di bawah ini adalah ulasan tentang larangan yang harus dipatuhi selama di sana.


1.      Memakai wewangian. Jamaah dilarang memakai wewangian selama menjalankan ibadah haji. Larangan ini diperuntukkan bagi jamaah laki-laki maupun perempuan. Jika melanggar, maka akan dikenakan sanksi atau denda.


2.      Memakai pakaian yang dijahit, sepatu atau alas kaki, penutup kepala. Dilarang memakai pakaian jahit seperti kemeja, celana, dan kaos. Jamaah juga dilarang memakai sepatu atau alas kaki yang menutupi mata kaki, dan penutup kepala seperti topi dan serban. Larangan ini diperuntukkan khusus untuk jamaah laki-laki. Sementara, jamaah perempuan diperbolehkan memakai pakaian jahit selama tidak menutupi wajah.


3.      Mencukur rambut dan memotong kuku. Mencukur rambut atau bulu badan dan memotong kuku tidak diperbolehkan selama haji. Hal ini diperuntukkan bagi jamaah laki-laki dan perempuan. Apabila dilanggar, maka harus membayar fidyah berupa satu ekor kambing.


4.      Menikah dan menikahkan. Jamaah yang menunaikan haji dengan niat untuk menikah atau menikahkan di sana, maka pernikahannya dianggap tidak sah. Sayangnya, larangan ini seringkali dilanggar karena beberapa orang menganggap bahwa menikah selama beribadah haji akan menjadi momen yang tidak terlupakan.


5.      Bermesraan, bercumbu atau bersenggama. Ibadah haji akan rusak apabila jamaah melanggar larangan ini. Jika jamaah bercumbu atau bersetubuh, diharuskan membayar dam berupa satu ekor unta betina, atau tujuh ekor kambing, atau satu ekor sapi. Sedangkan jika jamaah bermesraan, seperti bersentuhan dengan wanita yang membatalkan wudhu, diharuskan membayar denda berupa satu ekor kambing.


6.      Membunuh hewan dan memotong pepohonan di tanah haram. Selain ke-5 hal yang sudah disebutkan sebelumnya, jamaah dilarang membunuh hewan yang bisa dimakan dan memotong pepohonan. Jika ada jamaah yang membunuh hewan buruan, denda yang harus dibayarkan berupa binatang ternak yang mirip seperti binatang yang dia bunuh.


Itulah larangan-larangan yang harus dipatuhi. Hendaknya bersihkan hati, pikiran, dan mantapkan niat ketika akan menunaikan ibadah haji. Semoga bermanfaat, ya!

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.