Responsive Banner design
Home » » Dijuluki Pohon Ajaib, Ini 7 Manfaat Daun Kelor Bagi Kesehatan Anda • Deherba.com

Dijuluki Pohon Ajaib, Ini 7 Manfaat Daun Kelor Bagi Kesehatan Anda • Deherba.com

Pernahkah Anda mendengar pepatah “dunia ini tidak selebar daun kelor”? Sepertinya daun kelor lebih terkenal lantaran pepatah tersebut daripada karena manfaat kesehatan yg dimilikinya. Ya, sebenarnya flora ini sudah dikenali khasiat pengobatannya sejak ribuan tahun lalu. Dan belakangan ini semakin terbukti bahwa terdapat manfaat daun kelor bagi kesehatan yg cukup menakjubkan.

Tanaman kelor bahkan punya julukan “pohon ajaib” & “pohon kehidupan” lantaran semua bagiannya dapat berguna untuk memenuhi kebutuhan gizi & buat khasiat pengobatannya. Kelor adalah tumbuhan pangan yang sangat berharga karena kaya akan zat gizi, bisa tumbuh menggunakan cepat, & tahan kekeringan.

Jelaslah bahwa manfaat daun kelor bagi kesehatan patut diakui dan dipuji. Sudah terdapat ribuan penelitian, artikel, & laporan yg serius pada manfaat flora kelor dan kemampuan pengobatannya sudah dilakukan yg menunjukkan bahwa tumbuhan ini penting dimanfaatkan pada belahan dunia yg sangat rentan endemi penyakit & kekurangan nutrisi.

Riset ilmiah menerangkan bahwa hampir setiap bagian tumbuhan kelor bisa dimanfaatkan menggunakan cara eksklusif, entah itu dibuat sebagai teh herbal atau dibentuk sebagai minyak. Di seluruh dunia, kelor dipakai buat mengobati berbagai syarat kesehatan misalnya diabetes, anemia, kanker, artritis, alergi, asma, sembelit, sakit perut, diare, epilepsi, batu ginjal, darah tinggi, gangguan jantung, sakit ketua kronis, gangguan tiroid, & lain sebagainya.Kandungan Bermanfaat dalam Daun Kelor

Setiap bagian dari flora kelor (Moringa oleifera) adalah gudang zat gizi yg penting. Daun kelor kaya akan mineral seperti kalsium, kalium (potasium), zink, magnesium, zat besi, & tembaga. Kelor jua mengandung banyak sekali vitamin antara lain vitamin A beta-karotein; vitamin B seperti asam folat, pyridoxine dan nicotinic acid; dan vitamin C, D, & E.

Secara garis besarberikut merupakan sejumlah kandungan pada setiap 100 gram daun kelor yg masih segar:Protein: 6.7 gSerat: 0.9 gVitamin A (beta-karoten): 23.43 mgVitamin B1: 0.06 mgVitamin B2: 0.05 mgVitamin B3: 0.8 mgVitamin C: 220 mgKalsium: 440 mgMagnesium: 42 mgFosfor: 70 mgKalium: 259 mgTembaga: 0.07 mgZat Besi: 0.85 mg

Daun kelor mengandung asal vitamin A pada bentuk padat, sebagai akibatnya bisa membantu mengatasi masalah kekurangan vitamin A yg terkait dengan gangguan fungsi kekebalan tubuh. Selain itu tanamankelor juga menyediakan mineral, protein, & fenolat krusial.

Kelor mengandung kombinasi fitonutrien yg unik & langka buat pencegahan penyakit, termasuk: zeatin, quertecin, beta-sitosterol, asam caffeoylquinic, & kaempferol—telah terbukti sebagai anti-inflamasi dengan manfaat pengobatan. Berbagai penelitian menunjukan bahwa senaywa-senyawa tadi bersifat melindungi jantung, stimulan peredaran darah, anti-tumor, anti-epilepsi, anti-spasmodik, anti-hipertensi, dan anti-diabetes.

Mengingat adanya poly kandungan gizi yang dimilikinya, kelor menjadi sumber zat gizi penting bagi orang-orang yang tinggal pada negara berkembang yg terkadang kekurangan vitamin, mineral, dan protein.Credit Photo: EyeEm/Alamy Stock Photo7 Manfaat Daun Kelor bagi Kesehatan yg Telah Terbukti

Mengandung berlimpah antioksidan dan senyawa fitonutrien lain, mengakibatkan daun kelor sangat bagus bagi kesehatan kita. Berikut akan dibahas setidaknya terdapat 6 manfaat daun kelor bagi kesehatan yg telah dibuktikan secara ilmiah.Manfaat Daun Kelor sebagai Antioksidan & Anti-Inflamasi

Salah satu alasan mengapa ada begitu poly manfaat daun kelor adalah mereka mengandung kemampuan yg serupa dengan obat kimia. Hanya saja mereka nir mempunyai dampak samping yang sama berbahayanya menggunakan obat-obatan kimia.

Berdasarkan laporan yang dimuat Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, tumbuhan kelor mengandung majemuk asam amino esensial (bahan pembangun protein), fitonutrien karotenoid (jenis yg sama ditemukan pada tomat dan wortel), antioksidan seperti quertecin, serta senyawa antibakteri alami yg bekerja menggunakan cara serupa dengan banyak obat anti-inflamasi kimia.

Daun kelor mengandung sejumlah senyawa anti-penuaan pada jumlah tinggi sehingga dapat menekan efek stres oksidatif dan peradangan. Senyawa dan kandungan tadi diantaranya polifenol, beta-karoten, vitamin C, quertecin, & asam chlorogenic. Mereka dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis, misalnya kanker lambung, paru-paru, atau usus akbar; diabetes; hipertensi; & gangguan penglihatan lantaran dampak usia.Manfaat Daun Kelor buat Seimbangkan Hormon & Memperlambat Penuaan

Dalam sebuah penelitian tahun 2014 yg dipublikasikan oleh Journal of Food Science and Technology menguji khasiat daun kelor bersamaan dengan daun bayam untuk meringankan taraf peradangan serta stres oksidatif yg dialami perempuanmenopause. Para peneliti ingin mempelajari apakah keduanya sanggup memperlambat dampak penuaan dengan cara menyeimbangkan hormon secara alami.

90 wanita pasca menopause antara usia 45 – 60 tahun dipilihan & dibagi dalam tiga grup yg diberikan suplemen pada takaran tidak sama. Hasilnya menunjukkan bahwa suplemen daun kelor & bayam mengakibatkan peningkatan signifikan terhadap taraf antioksidan disertai penurunan signifikan dalam taraf stres oksidatif.

Lebih jauh lagi, kendali glukosa darah selama puasa pula lebih baik dan didapati pula ada peningkatan hemoglobin yang positif. Berdasarkan hasil positif tadi, para peneliti menyimpulkan bahwa kedua flora ini memang berpotensi membantu memulihkan & mencegah efek penuaan serta perubahan hormon secara alami.

Daun kelor pula bisa mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh selama masa kehamilan serta menaikkan produksi ASI selama masa menyusui.Manfaat Daun Kelor buat Menurunkan Kolesterol

Memiliki kadar kolesterol yang tinggi dikaitkan menggunakan risiko lebih akbar buat mengidap penyakit jantung. Beruntung tersedia beragam flora obat buat membantu mengatasi kolesterol tinggi, salahsatunya merupakan daun kelor.

Penelitian memberitahuakn bahwa daun kelor bisa menurunkan kadar kolesterol total, kolesterol “jahat” LDL, & trigliserida. Kemungkinan kandungan pada daun kelor yg bertanggung jawab buat manfaat penurun kolesterol ini adalah polifenol menggunakan cara memengaruhi metabolisme lipid.Manfaat Daun Kelor untuk Memperbaiki Kesehatan Pencernaan

Lantaran mengandung anti-inflamasi, manfaat daun kelor telah digunakan sejak dulu menjadi obat tradisional buat mencegah atau mengatasi sakit maag, penyakit hati, kerusakan ginjal, infeksi fungi (misalnya kandida), serta keluhan pencernaan.

Minyak tumbuhan kelor umumnya digunakan buat membantu menaikkan fungsi hati sehingga membantu detoksifikasi zat-zat berbahaya dari pada tubuh, seperti racun logam berat. Daun kelor juga bisa membantu mengatasi batu ginjal, infeksi saluran urin, sembelit, penumpukan cairan (edema), dan diare.Manfaat Daun Kelor untuk Menstabilkan Kadar Gula Darah

Daun kelor mengandung asam chlorogenic yang diketahui sanggup membantu mengendalikan kadar gula darah dan memungkinkan sel-sel buat mengambil atau melepaskan glukosa (gula darah) sesuai kebutuhan. Lantaran itu bisa dibilang bahwa daun kelor bersifat anti-diabetes & penyeimbang hormon alami. Ada juga kandungan senyawa isothiocyanates yang pula dikaitkan menggunakan perlindungan alami terhadap diabetes.

Suatu studi yg dimuat International Journal of Food Science Technology mendapati bahwa daun kelor mempunyai efek positif pada kendali glukosa & insulin dalam pasien diabetes ketika mereka mengonsumsi daun kelor menjadi bagian menurut hidangan makan tinggi karbohidrat.

Penelitian lain dilakukan sang Biotechnology Institute pada Sadat City University, Mesir, mendapati bahwa sifat anti-diabetes menurut bubuk kelor takaran rendah (50 – 100 miligram per kg berat badan) membantu meningkatkan tingkat antioksidan serta produksi enzim pada dalam hati, pankreas, dan ginjal dari tikus percobaan.

Kadar tinggi immunoglobulin, gula darah puasa, jua hemoglobin glikosilasi—ketiga tanda diabetes—pula didapati berkurang sebagai output konsumsi kelor yg diberikan dalam tikus percobaan yg mengalami diabetes. Memang masih diperlukan penelitian lebih lanjut dalam insan, tetapi menurut output positif pengujian pada fauna mampu disimpulkan bahwa memang terdapat manfaat daun kelor bagi pencegahan atau pengobatan diabetes.Manfaat Daun Kelor buat Melindungi & Menutrisi Kulit

Daun kelor mengandung senyawa-senyawa antibakteri, antijamur, dan antivirus alami yang bakal melindungi kulit berdasarkan majemuk infeksi. Beberapa khasiat daun kelor bagi kesehatan kulit misalnya: mengatasi penyakit kaki atlit, menghilangkan aroma badan tak sedap, mengurangi peradangan yang berkaitan dengan jerawat, mengobati infeksi atau abses, menghilangkan ketombe, mengatasi penyakit gusi, dan membantu menyembuhkan luka gigitan, luka bakar, kutil, & luka lainnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.